Cerdas dan Aman di Ruang Digital, Tim PKM Unima Edukasi Siswa SMP Negeri 3 Satap Sonder

 

Petasulut.com, Minahasa 15 September 2026 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Manado (Unima) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Literasi Digital bagi Siswa dalam Menghadapi Era Teknologi di SMP Negeri 3 Satap Sonder, Desa Rambunan, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, pada Selasa (15/9/2026).

Kegiatan PKM ini diketuai oleh Widya Anjelia Tumewu, S.Pd., M.Pd., dengan anggota tim Ester Caroline Wowor, S.Pd., M.Pd. dan Wilce Anna Cahya Kuendo, M.Pd.

Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan mahasiswa Unima, yaitu Nofrianto Sibu dan Israel Winantisan. Kegiatan yang didanai melalui PNBP Unima diikuti oleh seluruh siswa SMP Negeri 3 Satap Sonder.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pentingnya literasi digital dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. Melalui kegiatan tersebut, para siswa dibekali pengetahuan dan pemahaman mengenai cara menggunakan teknologi digital dan internet secara bijak, aman, kritis, dan bertanggung jawab.

Pemaparan materi oleh ketua tim PKM

Ketua Tim PKM, Widya Anjelia Tumewu, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kemampuan menggunakan teknologi tidak cukup hanya sebatas keterampilan mengoperasikan perangkat digital. Siswa juga perlu memiliki kemampuan untuk memahami, mengevaluasi, dan menyikapi berbagai informasi yang mereka temui di ruang digital.

Melalui materi yang diberikan, siswa diarahkan untuk lebih kritis dalam menerima dan membagikan informasi melalui internet dan media sosial. Siswa diperkenalkan pada pentingnya mengenali sumber informasi, membedakan informasi yang valid dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta menghindari penyebaran informasi palsu atau hoaks.

Selain itu, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan dan privasi data pribadi ketika menggunakan internet. Hal tersebut meliputi kehati-hatian dalam membagikan identitas pribadi, kata sandi, foto, maupun informasi lain yang berpotensi disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Aspek etika digital juga menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan ini. Para siswa diajak untuk memahami bahwa komunikasi dan interaksi melalui media digital tetap membutuhkan sikap saling menghargai, bertanggung jawab, dan memperhatikan dampak dari setiap unggahan maupun komentar yang disampaikan.

Dengan pemahaman tersebut, siswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi yang aktif, tetapi juga menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan bertanggung jawab, serta mampu memanfaatkan berbagai sumber digital secara positif untuk mendukung kegiatan pembelajaran, kreativitas, komunikasi, dan pengembangan diri.

Interaksi dan diskusi bersama siswa

Pihak SMP Negeri 3 Satap Sonder menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Wakil Kepala SMP Negeri 3 Satap Sonder, Stevani Matital, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Tim PKM Unima atas pelaksanaan sosialisasi literasi digital bagi para siswa.

Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini, mengingat teknologi digital dan media sosial telah menjadi bagian yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.

“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya diberikan pemahaman tentang manfaat teknologi, tetapi juga diarahkan untuk menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan siswa dalam kegiatan pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menggunakan internet dan media sosial,” ungkap Stevani Matital, S.Pd.

Kegiatan berlangsung dengan melibatkan siswa secara aktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta berbagai contoh situasi yang dekat dengan kehidupan mereka dalam menggunakan internet dan media digital.

Pendekatan tersebut membantu siswa memahami bahwa literasi digital bukan hanya tentang kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga berkaitan dengan kemampuan berpikir kritis, menjaga keamanan diri, berkomunikasi secara etis, dan mengambil keputusan yang bertanggung jawab di ruang digital.

Melalui kegiatan PKM ini, Unima terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan literasi digital generasi muda. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan peserta didik agar mampu menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era transformasi digital.

(ABL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *