Disperindag Manado Gelar Pelatihan, Masyarakat Diminta Tampilkan Produk Berkualitas Agar Bisa Tembus Pasar Ekspor

Petasulut.com, MANADO – Pemerintah Kota Manado dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan mengadakan ‘Pelatihan Kemitraan Berorientasi Ekspor Menyusun Informasi Pasar dan Analis Pasar IKM Ekpor – Penyusunan Kajian dan FGD Bersama Pelaku Usaha Ekspor’ senin (06/06) di hotel Granpuri Manado.

Pada kesempatan itu, Walikota Manado Andrei Angouw dalam sambutannya mengharapkan kegiatan ini dapat memicu ekspor dan pelaku usaha dapat mendorong produk-produk unggulan dari Manado dan Sulawesi Utara bisa menembus pasar ekspor.

“Hal ini juga akan dapat menciptakan lapangan kerja bagi warga Kota Manado. Pelaku usaha harus secepatnya berekspansi dan inovasi memanfaatkan apa yang sudah ada termasuk konektifitas antara Manado dan Jepang. Skala ekonomi harus didorong, Pemerintah Kota akan mengawal terus agar ekonomi Kota Manado akan meningkat dengan aktifitas ekspor yang ada. Bagaimana menggenjot ekspor produk-produk hasil daerah sehingga hasil yang diperoleh dapat kembali ke daerah dan dinikmati oleh warga Kota Manado. Jumlah barang yang diekspor akan menjadi tolak ukurnya, sehingga hasilnya akan mendatangkan keuntungan ke Kota Manado,” Jelas Angouw.

Ditempat yang sama, Kadisperindag Kota Manado Hendrik Warokka, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat kota manado, terutama untuk pelaku usaha IKM/UMKM yang kualitas komoditi produknya ditingkatkan agar memenuhi standar ekspor.

“Apabila mereka memenuhi semuanya itu, maka mereka akan menjadi prioritas didalam kegiatan ekspor yang akan dilakukan oleh semua stakeholder terkait. Dan juga mensinergikan seluruh pemangku kepentingan agar supaya dapat membantu pelaku usaha dan IKM/UMKM dalam rangka mempersiapkan semua dokumen-dokumen ekspor selain barang yang dipersiapkan, dokumen juga diperlukan karena setiap negara memiliki persyaratan tersendiri untuk menerima produk dari negara kita. Jadi lewat kegiatan ini menjadi bagian untuk menjembatani pelaku usaha agar produk mereka sesuai dengan standar ekspor dari negara yang akan menerima produk mereka,” Jelas Kadis.

“Kegiatan ini juga bukan cuma sampai disini, kami dari dinas juga akan terjun ke masyarakat untuk mengadakan sosialisasi,” Tambahnya.

Dilain sisi, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Minggus ET Gandeguai mengatakan terkait dukungan ekspor terutama ke narita, pihak bandara dari segala fasilitas untuk menunjang hal ini sudah sesuai dengan standar.

“Contohnya, kami dari kategori tujuh dan naik ke kategori delapan, kami menyiapkan pesawat berbadan lebar yaitu Airbus 330-300. Jadi ini merupakan salah satu bentuk dukungan kami kepada pemerintah daerah untuk ekspor ini,” Kata Minggus.

Disamping itu, Erfandy Lagonda
Wakil Ketua KADIN Manado saat diwawancarai awak media mengatakan kegiatan ini menjadi suatu fasilitas yang baik, kolaborasi antara Pemkot manado dan badan-badan instansi pemerintah yang mendukung ekspor. Jadi Kadin Manado merasa senang dengan adanya program seperti ini.

“Lewat kegiatan ini, para IKM/UMKM di manado dapat berkembang, karena kita melihat di Sulut ini memilik SDA yang sangat luar biasa sekali, tetapi produk-produk yang kita hasilkan kadang-kadang itu belum standar ekspor. Kita belajar dari filipina dan thailand, rata-rata produk yang mereka hasilkan itu bukan produk komoditas tetapi endproduk (produk uang sudah jadi dan siap di jual ke pasar ritel. Nah, harga itu adalah harga yang baik sekali untuk dijual ke pasar ekspor, bukan hanya sebagai pasar komoditas,” Jelasnya.

“Lewat kegiatan ini juga bagaimana kita memberikan edukasi ke pelaku usaha untuk bagaimana melahirkan produk yang berkualitas. Diiringi dengan dukungan dari Angkasa Pura, dimana mengirim barang ekspor dengan mudah. Apalagi saat ini dibuka pengiriman ke jepang dengan harga relatif murah. Jadi dengan adanya pertemuan ini tentunya pemkot manado menginginkan ekonomi di manado itu bisa meningkat dengan adanya peningkatan ekspor dari pelaku usaha di manado,” Tutur Erfandy.

Lanjut Lagonda, Dengan adanya kepengurusan KADIN yang baru, yang juga handal dan profesional dibidang masing-masing khusus untuk pasar ekspor ini, pihaknya akan melakukan pelatihan bekerja sama dengan balai pelatihan ekspor. Dan akan terjun langsung ke pelaku-pelaku usaha guna melihat produk unggulan mereka.

“Kedua, kita juga akan menfasilitasi hubungan antara pelaku usaha di manado dengan ITPC di kota negara masing-masing. Dan ketiga, Kadin secara bertahap akan mengadakan Business Matching,” Katanya.

https://petasulut.bifi-hosting.com/pemkot-manado-bersama-kadin-launcing-kick-off-duta-ikm-umkm-go-ekport/

Terkait pergelaran kegiatan itu juga, Anggota DPRD Manado, Jeane Laluyan yang turut hadir memberikan Apresiasi kepada Pemkot Manado yang fokus meningkatkan ekonomi masyarakat.

” Namun ada catatan kecil yang ingin saya sampaikan dimana harus lebih masif lagi dalam melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait pelatihan bagi pelaku usaha IKM/UMKM. Turun langsung ke masyarakat,” Tutupnya.

(ABL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *