Petasulut.com, SULUT – Warga sekitar dan pengguna jalan roda dua dan empat sangat mengeluhkan perihal kerusakan jalan utama yang terletak di Desa Tetey, Minut.
Kerusakan jalan di desa Tetey itu juga menjadi buah bibir di media sosial, dimana warganet berbondong-bondong menyuarakan kerusakan Infrastruktur jalan tersebut.
Mengenai hal itu, Anggota DPRD Sulut, Henry Walukow memberikan kritik keras terkait hal itu.
Aleg Dapil Minut-Bitung itu mengatakan bahwa dirinya sudah tiga kali melakukan reses di Desa Tetey, sebagian besar warga mengeluhkan soal kerusakan jalan tersebut.
“Di reses sidang pertama tahun 2021 lalu saya sempat melakukan reses di Tetey, dikeluhkan warga terkait rusaknya jalan disitu. Saya juga sudah meneruskan dan menyampaikannya di sidang paripurna DPRD Sulut, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari pemerintah,” Ucapnya.
Lanjut Walukow, kalau memang pemerintah belum berniat menyelesaikan jalan tersebut, seharusnya jangan dulu di cutting.
“Malahan ketika jalan itu di Cutting membuat dan menjadi lubang yang besar. Saya pikir pemerintah melakukan itu untuk persiapan perbaikan tapi nyatanya hanya sebagian yang di tambal, sisanya belum diperbaiki,” Tegasnya.

Personil Komisi I DPRD Sulut itu juga menuturkan bahwa di jalan tersebut sudah banyak terjadi kecelakaan.
“Saya saja lewat jalan disitu pakai mobil Pajero sangat terasa dalamnya lubang jalan disitu. Apalagi saat saya jalan di waktu malam, sangat berbahaya. Apalagi pengguna jalan roda dua. Sudah banyak motor-motor yang mengalami kecelakaan disitu,” Jelasnya.
“Pemerintah mo tunggu berapa korban disitu baru mo serius mo beking tu jalang tu dia,” tekannya.
Henry menuturkan sudah tiga kali lakukan reses di desa tetey, sudah tiga kali juga warga mengeluh terkait jalan tersebut, sudah disampaikan juga dalam hasil reses tapi sampai sekarang belum diseriusi pemerintah.
“Saya mendesak pemerintah segera perbaiki jalan tersebut,” Pungkas Politisi Partai Demokrat Sulut itu.
(ABL)










