Petasulut.com, SULAWESI UTARA – Tim Ahli Gubernur, Julius Jems Tuuk menilai Gubernur Mayjen (Purn) Yulius Selvanus SE (YSK) memiliki posisi politik yang sangat kuat.
Bahkan, peluangnya untuk kembali memimpin Sulut pada periode kedua nanti disebut akan berjalan mulus.
Prediksi tersebut disampaikan Julius Jems Tuuk, saat dimintai tanggapan oleh sejumlah wartawan, Selasa (02/12/2025) di salah satu rumah kopi di manado.
Mantan Anggota DPRD Sulut itu juga menuturkan capaian pemerintahan YSK selama sembilan bulan terakhir memimpin bumi nyiur melambai dinilai sangat pro rakyat.
Jems Tuuk mengungkapkan ada lima alasan utama yang membuat Gubernur YSK mendapat kepercayaan luas dari masyarakat sekaligus memperkuat peluangnya di kontestasi mendatang.
Pertama, kinerja pemerintahan yang dinilai konsisten terhadap kepentingan rakyat. Tuuk menjelaskan, kebijakan anggaran yang dijalankan Gubernur YSK berorientasi langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengurangan angka kemiskinan, serta perluasan akses layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. Fokus politik anggaran inilah yang menurutnya menjadi pondasi kuat meningkatnya kepercayaan publik.
Kedua, kuatnya pengaruh Gubernur YSK dalam penentuan Penjabat (Pj) Bupati dan Wali Kota yang saat ini memimpin sejumlah daerah. Dengan merujuk putusan Mahkamah Konstitusi (MK), kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang dilantik pada awal 2025 akan menjabat hingga 2029–2030. Pada masa transisi menuju Pilkada serentak nasional 2031, daerah-daerah akan tetap dipimpin Pj yang ditunjuk pemerintah pusat berdasarkan usulan gubernur. Kondisi ini menurut Tuuk menjadi faktor yang menjaga stabilitas politik dan memperkuat posisi YSK.
Ketiga, solidnya dukungan basis masyarakat dari komunitas penambang rakyat. Pada Pilkada 2024, YSK disebut mendapat dukungan sekitar 350.000 penambang. Angka ini bahkan diprediksi dapat meningkat hingga 650.000 dalam lima tahun ke depan, dan diperkirakan tetap loyal pada YSK untuk periode berikutnya.
Keempat, program Makanan Bergizi Gratis, yang menjadi salah satu prioritas nasional Presiden Prabowo, turut memperkuat citra positif YSK di daerah. Program ini disebut mendapat respons sangat baik dari masyarakat Sulawesi Utara yang merasakan langsung manfaatnya.
Kelima, dan menurut Tuuk merupakan faktor paling krusial, yakni dukungan penuh dari istri Gubernur, Anik Fitri Wandriani. Ia menilai kiprah ibu Anik dalam kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, hingga kerja sama lintas negara termasuk program beasiswa pendidikan dan akses kerja ke Jepang telah memberi dampak besar bagi pembangunan SDM Sulut. Hal ini, menurut Tuuk, belum terlihat di era dua gubernur sebelumnya.
“Dukungan ibu Anik Fitri Wandriani inilah yang menjadi kekuatan utama pak YSK. Peran beliau sangat besar dan menyentuh langsung masyarakat,” ungkap Tuuk.
Dengan lima faktor tersebut, Tuuk menilai posisi politik Gubernur YSK di Sulawesi Utara sangat solid dan berpotensi kuat untuk melenggang mulus menuju periode kedua.
(ABL)










