Ketua Komisi II DPRD Sulut, Inggried Sondakh Apresiasi Gubernur Yulius atas Revitalisasi Bukit Kasih Kanonang

Anggota DPRD Sulut, Inggried Sondakh sebut pembenahan Bukit Kasih akan berdampak besar bagi ekonomi masyarakat Kanonang Raya.

Petasulut.com, SULAWESI UTARA — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Inggried J. Sondakh, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, atas langkah nyata pemerintah provinsi dalam merevitalisasi objek wisata Bukit Kasih Kanonang, Kabupaten Minahasa.

Apresiasi itu disampaikan Inggried saat Rapat Paripurna DPRD Sulut, yang digelar di ruang rapat utama DPRD Sulut, Senin (27/10/2025).

Dalam interupsinya, politisi Partai Golkar itu menuturkan bahwa perhatian Gubernur Yulius terhadap Bukit Kasih Kanonang telah menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Sebagai putri daerah Kanonang, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Bapak Gubernur. Atas nama seluruh masyarakat Kanonang Raya, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian terhadap Bukit Kasih,” ujar Inggried dengan haru.

Menurutnya, pembenahan dan revitalisasi kawasan wisata Bukit Kasih akan memberikan multiplier effect yang besar terhadap perekonomian lokal. Ia optimistis, jika kawasan itu kembali menjadi destinasi wisata unggulan, maka masyarakat Kanonang akan merasakan manfaat langsung dari peningkatan kunjungan wisatawan.

“Saya yakin dampaknya akan terasa nyata. Desa Kanonang Raya akan kembali hidup dengan kedatangan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulut Yulius Selvanus menyampaikan bahwa proses revitalisasi Bukit Kasih masih terus berjalan. Ia menegaskan, pemerintah provinsi berkomitmen menuntaskan seluruh tahap pembangunan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Bukit Kasih belum selesai seratus persen. Kami masih anggarkan lanjutan pembangunan di tahun 2026, termasuk untuk perbaikan tempat-tempat ibadah,” jelas Gubernur Yulius.

Ia menambahkan, anggaran tahun ini sudah difokuskan untuk perbaikan jembatan dan tangga pengunjung yang sebelumnya dinilai belum aman.

“Prioritas utama adalah keselamatan pengunjung. Kami ingin sebelum tampil indah, kawasan ini harus benar-benar aman,” katanya.

Selain itu, Gubernur mengungkapkan bahwa kolam terapi air panas yang menjadi salah satu daya tarik Bukit Kasih telah rampung dikerjakan. Ia menyebut, fasilitas tersebut juga mendapat arahan langsung dari tenaga medis ahli.

“Kolam untuk berendam sudah selesai, bahkan dilengkapi area terapi yang didesain berdasarkan arahan dokter saraf, agar pengunjung bisa berendam dengan aman dan tepat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *