KPUD Manado Koordinasi Dengan Pemkot Manado Terkait Pemutahiran Data

Manado, Petasulut.com – Melakukan persiapan menyambut pesta demokrasi 2024 nanti, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Manado mengunjungi Pemerintah Kota Manado guna mengkoordinasikan beberapa hal, salah satunya terkait pemutahiran data pemilih di kota manado.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPUD Kota Manado Yusuf Wowor, S.H dan diterima dengan baik oleh Walikota Manado Andrei Angouw diruang kerjanya, Kantor Walikota Manado, senin (12/7).

Dalam pertemuan itu KPUD Manado menyampaikan beberapa hal yang perlu dikoordinasikan, termasuk kesiapan menghadapi Pesta Demokrasi 2024 nanti.

Ketua KPUD Manado menyampaikan bahwa “tahapannya akan dimulai bulan maret tahun depan (2022), sehingga perlu adanya kesiapan KPUD terkait partisipasi dan data pemilih.” Kata Ketua KPUD Manado.

Dia juga menambahkan, “Pemutahiran Data pemilih sedang dilaksanakan oleh KPUD.” Mereka pun berharap mendapatkan Data pemilih yang berkualitas dan adanya kerjasama yang baik dengan pemerintah, teristimewa jajaran pemerintahan tingkat bawah seperti ditingkat kelurahan-kelurahan.

KPUD juga berharap agar memiliki Data Valid dari Dukcapil Kota Manado serta berkeinginan adanya MoU dengan Pemerintah Kota untuk Pemutahiran Data Berkelanjutan.

Pada kesempatan itu juga KPUD menyinggung terkait anggaran dalam pemutahiran data tersebut. Pemutahiran data yang merupakan kegiatan yang KPUD berdasarkan aturan undang-undang yang berlaku.

“Jadi prosesnya memang diserahkan kepada KPUD,” Ucap salah satu personil dari KPUD yang turut hadir saat itu.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Manado Andrei Angouw mengatakan bahwa soal pemutahiran data akan dilakukan secara terus menerus.

“Nanti semua akan dikoordinasikan, termasuk dengan Capil,” tutur Walikota Manado.

Walikota juga menanggapi soal pendanaan, “nantinya akan dilihat bagaimana mengaturnya.” Dia juga menyinggung terkait anggaran di era covid-19 yang mana serba sulit, begitu banyak anggaran yang akan digeser untuk kepentingan penanganan covid-19.

Kemudian yang terakhir terkait gedung KPUD Kota Manado yang rawan terjadinya banjir. Walikota akan mencari jalan keluarnya, termasuk bagaimana melebarnya sungai atau saluran disekitar lokasi tersebut.

Diakhir koordinasi KPUD menyerahkan Buku, DINAMIKA HUKUM PILKADA, Mitigasi Pelanggaran dan Implementasi Penyelesaian Hukum kepada Walikota Manado.

Tak mau menunggu lama, selesai dari pertemuan tersebut Walikota Manado langsung menindaklanjuti dengan memanggil Kadis Dukcapil Julises Deffie Oehlers, S.H untuk mensinkronkan hasil dari pembicaraan dengan KPUD yang barusan mereka bahas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *