Petasulut.com, SULUT – Ada hal menarik terjadi dalam rapat Badan Anggaran DPRD Sulut bersama TAPD Pemprov Sulut yang membahas soal Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2022, Kamis (15/09) di ruang rapat paripurna DPRD Sulut.
Dimana saat pembahasan berlangsung, Direktur Rumah Sakit (RS) ODSK dr. Enrico Rawung terlihat meninggalkan ruang rapat.
Hal itupun mendapat kritik dari Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara, James Arthur Kojongian (JAK).
JAK merasa geram, pasalnya ada hal-hal penting yang harus dijawab oleh Direktur RS ODSK di dalam forum resmi tersebut, misalnya terkait retribusi PAD Rumah sakit yang berjumlah fantastis yakni 274 Miliar pertahun yang ditanyakan. Namun dr. Enrico ternyata sudah tidak ada di ruangan rapat.
JAK pun menyinggung bahwa dr. Enrico tidak mau menanggapi pertanyaan dari banggar.
“Dua Jam sebelum jadwal untuk mengklarifikasi atas retribusi PAD kok masih duduk tenang dalam ruangan, anehnya setelah sudah pada jadwal Direktur ODSK langsung mangkir/menghilang. Saya pikir Direktur tidak ingin menanggapi Pertanyaan Dari Banggar,” Tegas Kojongian saat diwawancarai awak media.
Akibat hal tersebut, secara gamblang wakil rakyat dari dari partai Golkar tersebut spontan menyebut bahwa dirinya akan mengusulkan untuk melakukan evaluasi yang bisa berujung pada rekomendasi diganti.
“Tentunya ini bagian evaluasi DPRD. Bisa saja kami akan merekomendasikan diganti. Padahal tujuan kami bertanya adalah dalam rangka akan membantu carikan solusi buat RS ODSK, berapa anggaran yang mereka butuhkan kedepan,” papar wakil ketua JAK panggilan akrabnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dr. Debbie Kalalo yang saat itu hadir menyebut bahwa dr. Enrico tidak sempat menjawab pertanyaan dari DPRD khususnya James Artur Kojongian dikarenakan harus segera berangkat ke luar daerah untuk melaksanakan tugas.
“Ijin pak ketua dan anggota DPRD yang terhormat, dr. Enrico saat ini sudah tidak berada di tempat karena sudah harus berangkat. Ada pekerjaan di luar daerah,” Ucap dr. Debbie.
(ABL)










