Petasulut.com, SULUT – Rencana Pembangunan Terminal Tipe A Malalayang yang melayani transportasi darat antar Kabupaten dan Provinsi diketahui sudah lama direncanakan akan di bangun, namun seiring waktu berjalan ternyata mendapat beberapa hambatan.
Perihal terhambatnya pembangunan Terminal Tipe A di Malalayang, Kepala Balai BPTD Wilayah XXII Provinsi Sulawesi Utara Mangasi Sinaga angkat bicara.
Hal ini diketahui saat awak media melakukan wawancara dengan kepala BPTD Wilayah Sulut Mangasi Sinaga dikantornya yang berlokasi di Terminal Liwas – Kota Manado, pada Selasa (01/11).
Saat wawancara, awak media menanyakan mengenai rencana pembangunan terminal Malalayang, menanggapi hal tersebut kepala BPTD Wilayah Sulut pun mengatakan bahwa baru tahun ini aset terminal tersebut diserahkan kepada mereka (BPTD).
“Kebetulan baru tahun ini asetnya diserahkan oleh Walikota, yang seharusnya diserahkan sejak tahun 2017 lalu. Manakalah bibit ini terbentuk, jadi relatif terlambat. Jadi ya, kami menerima bibit apa adanya dulu sesuai dengan kondisi terminal,” Kata Sinaga.
Ia juga menambahkan, “tapi kita sudah punya konsep, sama sudah disampaikan oleh pak kabalai sebelumnya, memang kita dan masih konsisten mendukung Malalayang Beach Walk ini.” Tambahnya.
Mangasi pun membeberkan kontribusi apa yang akan dilakukan oleh BPTD terhadap Malalayang Beach Walk ini.
“Apa yang bisa kita dukung untuk Malalayang Beach Walk ini yaitu, nanti kita akan siapkan di terminal ini ‘Park In Drive’ dengan lahan yang terbatas mungkin kita akan menbuat gedung parkir, lalu dari gedung parkir ini kita akan buat semacam jembatan penghubung ke pantai.” Jelas Sinaga.
Dirinya pun mengatakan bahwa hal itu sudah diusulkan ke Pemerintah Pusat agar supaya bisa ditampung ide tersebut. Lalu ia juga akan memasang rambu-rambu lalu lintas di Malalayang Beach Walk ini agar supaya lalu lintas bisa berjalan lancar.
(ABL)










