Petasulut.com, SULUT – Terkait Asana Kawanua, Wakil Ketua Pansus LKPJ, Nick Adicipta Lomban mempertanyakan dan meminta penjelasan oleh Badan Penghubung terkait hal itu.
“Kami (Pansus LKPJ Tahun 2020) ingin mendapatkan penjelasan terkait Asana Kawanua, bagaimana dia berproses karena Komisi II sudah beberapa kali mempertanyakan tentang itu agar jelas,” tanya Lomban kepada Kaban Christian Singal, Senin (26/4).
Menjawab itu, Kaban Penghubung Pemprov Sulut Christian Singal mengaku saat ini sudah dalam proses persiapan untuk lelang.
“Untuk Asana Kawanua sudah dalam tahapan ditunjuk panitia lelang. Bulan Mei depan akan dilaksanakan lelang,” kata Singal.
Dirinya mengaku bahwa proses lelang lalu tidak ada peminat.
“Awalnya peminat tidak ada. Tapi saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang kelihatan serius. Sudah tiga kali mereka datang,” sambungnya.
Terkait nilai PAD yang nantinya bakal diperoleh Pemprov Sulut, Singal mengaku bahwa hal itu ada di biro perekonomian.
“Kalau yang lalu dengan Aerohotel setiap bulan Rp 200 juta atau 2,4 Miliar pertahun. Tapi saat inikan ada pandemi covid-19. Untuk nilainya kedepan itu ada di biro perekonomian,” pungkasnya.
(ABL)










