Terkait Kenaikan Tarif Masuk Pelabuhan, Watania: Pelindo Harus Ambil Kebijakan Yang Bisa Diterima Masyarakat

Petasulut.com, SULUT – Dalam RDP Komisi 3 DPRD Sulut, bersama Dinas Perhubungan Daerah Provinsi Sulut, Kepala KSOP kelas III Manado, General Manager PT. Pelindo IV Cabang Manado, Pengurus Besar IKISST, dan DPP MUKAT, yang membahas terkait dengan kenaikan tarif jasa terminal Penumpang dan Tanda Masuk Pelabuhan.

PT Pelindo IV Cabang Manado pun diketahui akan menunda penerapan PD Nomor 05 tahun 2019, tentang kenaikan tarif masuk pelabuhan dan kembali menerapkan tarif lama.

GM Pelindo IV Wilayah Manado, Rudi Hartono Lontaan mengatakan, kebijakan untuk menaikkan tarif masuk Pelabuhan Manado sebenarnya sudah lama dikaji dan disesuaikan dengan kondisi pelayanan dari PT Pelindo IV Manado. Namun, dengan melihat kondisi saat ini, dan atas aspirasi dari warga Nusa Utara, PT Pelindo IV Manado sepakat untuk menunda kenaikan tarif masuk Pelabuhan Manado.

“Melihat kondisi saat ini yang masih dalam Pandemi Covid-19, serta mendengar akan aspirasi warga Nusa Utara, dengan ini PT Pelindo IV Manado sepakat untuk membatalkan kenaikan tarif masuk Pelabuhan Manado saat ini, dan menunda sampai 15 Januari 2021,” ucapnya.

Disisi lain, Kadishub Sulut Linda Watania mengatakan bahwa kehadiran eksekutif adalah dalam rangka memberikan keseimbangan kepada para pemangku kepentingan yang berada di pelabuhan.

“Kan disitu ada banyak stake holder yang terlibat, jadi dalam sebuah kebijakan publik itu semestinya harus melibatkan seluruh komponen didalamnya, apalagi keputusan yang langsung menyentuh ke masyarakat,” jelas Watania kepada awak media usai RDP, rabu (25/11).

Linda juga menuturkan bahwa sinergitas antara Pelindo dengan Dishub Sulut berjalan dengan baik.

” Dishub dan Pelindo sering melakukan pertemuan, apa yang harus ditingkatkan itu yang dibicarakan. Seperti pertemuan tadi mengenai kenaikan tarif, Pihak Pelindo diminta mengambil kebijakan yang bisa diterima oleh semua elemen masyarakat terutama untuk masyarakat nusa utara,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *