Petasulut.com, TOMOHON – Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pembelajaran, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Manado (Unima) melaksanakan kegiatan bertajuk “Pengembangan Kompetensi Guru Matematika SMA melalui Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi SmartApps Creator” di SMA Kristen 2 Binsus Tomohon, pada 11 September 2026.
Kegiatan yang diketuai oleh Derel Filandy Kaunang, S.Pd., M.Pd., dosen Jurusan Matematika, Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kebumian (FMIPAK), Universitas Negeri Manado, ini menyasar guru-guru mata pelajaran matematika di SMA Kristen 2 Binsus Tomohon. Pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dan dukungan dari pihak sekolah yang difasilitasi langsung oleh Kepala SMA Kristen 2 Binsus Tomohon, Trysje Freedarita Sangkoy, S.Pd.

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya mendorong peningkatan kualitas pembelajaran matematika melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu teknologi yang diperkenalkan kepada peserta adalah aplikasi SmartApps Creator (SAC), sebuah aplikasi yang memungkinkan guru mengembangkan media pembelajaran digital yang interaktif dan menarik tanpa memerlukan kemampuan pemrograman yang kompleks.
Melalui pemanfaatan aplikasi SAC, guru diharapkan mampu merancang media pembelajaran yang lebih inovatif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kehadiran media pembelajaran berbasis digital juga diharapkan dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa sekaligus membantu mereka memahami konsep-konsep matematika yang selama ini dianggap sulit.
Rangkaian kegiatan PKM diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi dalam mendukung proses pembelajaran matematika. Pada sesi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai peran teknologi dalam menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, menarik, dan berpusat pada peserta didik.

Selanjutnya, peserta diperkenalkan dengan aplikasi SmartApps Creator, mulai dari fungsi, fitur-fitur yang tersedia, hingga langkah-langkah penggunaannya dalam mengembangkan media pembelajaran matematika. Untuk memperkuat pemahaman peserta, tim pelaksana juga memberikan demonstrasi secara langsung mengenai proses pembuatan media pembelajaran menggunakan aplikasi tersebut.
Tidak hanya mendapatkan materi secara teoretis, para guru juga terlibat langsung dalam sesi praktik pembuatan media pembelajaran. Dengan pendampingan dari tim pengabdi, peserta mengikuti tutorial secara bertahap untuk mengembangkan aplikasi pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia dalam SmartApps Creator.
Pada tahap awal pengembangan, peserta diarahkan untuk menentukan sistem operasi yang akan digunakan sebagai platform aplikasi, yaitu Android atau iOS. Pemilihan platform ini menjadi salah satu langkah penting sebelum media pembelajaran diekspor menjadi aplikasi yang nantinya dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Melalui metode ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada para guru untuk mengenal sekaligus mencoba mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis digital secara mandiri. Pendekatan praktik langsung tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami proses pengembangan media secara lebih komprehensif.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, pada akhir kegiatan tim pengabdi juga membagikan tutorial penggunaan serta aplikasi SmartApps Creator kepada seluruh peserta. Materi pendukung tersebut diharapkan dapat menjadi panduan bagi guru untuk terus berlatih dan mengembangkan media pembelajaran secara mandiri setelah kegiatan pelatihan selesai dilaksanakan.
Ketua tim pelaksana, Derel Filandy Kaunang, S.Pd., M.Pd., menyampaikan harapannya agar pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada guru, tetapi juga menghasilkan media pembelajaran yang benar-benar dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di sekolah.
“Harapan ke depan, hasil pengembangan media pembelajaran berbasis SmartApps Creator (SAC) yang dikembangkan oleh guru-guru dapat digunakan oleh siswa-siswa yang ada di sekolah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan PKM ini, tim pelaksana berharap para guru matematika SMA Kristen 2 Binsus Tomohon dapat meningkatkan keterampilan dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi digital. Lebih jauh, pemanfaatan SmartApps Creator diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif inovasi pembelajaran yang mampu menghadirkan pengalaman belajar matematika yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna bagi peserta didik.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini didanai melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Universitas Negeri Manado melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Manado. Dukungan pendanaan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Unima dalam mendorong pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui program-program yang memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.










