Petasulut.com, SULUT -Kabar duka datang dari Ontario Kanada dimana salah satu mahasiswi terbaik Sulawesi Utara (Sulut) terinformasi meninggal dunia. Kabar ini menjadi perhatian banyak pihak. Sekretaris Komisi I DPRD Sulut, Mohammad Wongso pun angkat bicara.
Wakil rakyat daerah pemilihan Bolaang mongondow raya tersebut menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya Grace Karundeng.
“Sulawesi Utara kehilangan salah satu putri muda terbaik dan berprestasi yang meniti studi di luar negeri. Saya secara pribadi dan secara lembaga legislatif turut berduka cita atas kejadian yang menimpa,” Ucap Wongso, rabu (12/01) diruang kerjanya.
Tak hanya itu, Politisi Partai NasDem itu juga menuturkan agar segera usut tuntas permasalahan ini.
“Saya mendesak Pemerintah Indonesia hadir dan menjadi garda terdepan untuk mengungkap misteri kematian Grace Karundeng. Dalam hal ini, Pemerintah Indonesia wajib terus berkoordinasi dengan pemerintah Kanada,” Katanya.
“Memang menurut prosedur, misteri kematian ini harus menunggu hasil forensik untuk kemudian jenazah bisa dibawa pulang ke Indonesia,” Tambahnya.
Dirinya juga secara pribadi mengatakan turut berduka cita atas kepergian Grace Karundeng yang merupakan putri terbaik Sulut.
“Harapan saya, semoga keluarga bisa diberikan kekuatan dan ketabahan ditengah-tengah kepergian Grace Karundeng,” Tutupnya.

Sebelumnya terinformasi Grace Karundeng adalah salah satu mahasiswa lulusan Sekolah Manado Internasional School (MIS) yang saat ini sementara melanjutkan pendidikan di Ontario Kanada.
Perihal kematian Grace diketahui dari postingan akun warga negara Indonesia di Ontario dengan postingan sebagai berikut :
“MOHON DITERUSKAN!
Ada yg kenal dgn “Grace Karundeng”? Kami dari group KAWANUA di Ontario, Canada mengucapkan turut berdukacita, polisi menemukan Grace meninggal di basement, Richmond Hill, Ontario. Berita ini diteruskan ke KBRI Toronto & ke group kami. Semoga keluarga Grace di Manado sdh mengetahuinya. Grace adalah student di Humber College, Toronto. Menurut info papanya bernama Audy, mamanya Tessie, kakaknya Christine. (Kel. Karundeng- Sanchez)
Orangtuanya tinggal di Airmadidi, Manado.
Mantan siswa MIS ( Manado International School). Penyebab meninggal Grace msh dlm penyelidikan polisi. Thanks for your help.🙏”
Tessie Sanchez, Ibu kandung Grace Karundeng, saat diwawancarai mengatakan agar anaknya bisa segera dipulangkan ke Indonesia, tepatnya ke Kabupaten Minahasa Utara (Minut) domisili mereka saat ini.
“Harapan kita keluarga agar anak kita itu bisa segera pulang dengan cepat ke rumah. Bisa pulang ke Indonesia secepat mungkin dan kita makamkan di sini,” kata Tessie, Senin (10/1) beberapa waktu lalu.
(ABL)










