Petasulut.com, Sulut – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara langsung turun tangan membuka kembali ruas jalan Nasional di Kabupaten Minahasa Selatan, yang mengalami longsor pada Rabu (26/10) sore.
Sebelumnya bencana tanah longsor tersebut sempat menutupi akses beberapa titik ruas jalan nasional di Desa Wangae kecamatan Motoling, simpang tiga desa Kumelembuai, desa Lelema dan desa Munte.
Kepada wartawan, Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio didampingi Kasatker PJN 1 Julianti Manu saat dikonfirmasi Jumat (28/10) mengungkapkan saat ini ruas jalan tersebut sudah bisa dilewati kendaraan dengan lancar, namun demikian ia mengingatkan pengendara untuk tetap waspada dan hati – hati terutama saat turun hujan.
“Sudah fungsional semua titik – titik yang terkena longsor pada Rabu kemarin terutama di ruas simpang tiga Kumelembuai dan Wanga bahkan jam 02:00 Kamis dinihari sudah berhasil kami atasi. ” ucap sosok pejabat yang akrab dengan wartawan ini.
Lanjut Hendro, pihaknya tetap menyiagakan alat berat di sejumlah lokasi yang rawan longsor seperti ruas jalan menuju Tomohon maupun Minahasa Selatan untuk mempermudah mobilisasi jika terjadi peristiwa serupa.
“Ada dua lokasi yang kami siapkan untuk mobilisasi alat berat, satu di jalur ke arah Tomohon dan satu lagi kami stand by di lokasi jembatan Sosongian Amurang,” Katanya.
(ABL)










