Petasulut.com, MINUT – Side event internasional Women 20 direncanakan akan berlangsung pada 14-16 Februari 2022 yang bertempat di Likupang, Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.
Alasan Likupang ditetapkan sebagai lokasi kegiatan W20 adalah karena keindahan alam yang terkandung didalamnya dan merupakan Kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas.
Berbagai pihak pun diminta mendukung kegiatan ini guna kesuksesan Sulawesi Utara di kanca Internasional.
Salah satu sektor pendukung kegiatan tersebut adalah transportasi laut yang memiliki akses ke sejumlah destinasi pulau wisata Likupang.
Pelabuhan kelas III Likupang yang merupakan salah satu titik sentral fasilitas transportasi laut ternyata jauh – jauh hari telah mempersiapkan segala fasilitasnya menyambut ivent dunia ini.
Kepala Kantor UPP Kelas III Likupang M. Qowi mengatakan dirinya bersama seluruh jajaran siap mensukseskan dan mendukung Ivent W20 Likupang tanggal 14 – 16 Februari 2022 mendatang.
Lanjutnya, transportasi laut memiliki peran strategis menyukseskan ivent internasional W20 melalui pengamanan dan pengawasan keselamatan transportasi laut.
” Dimana Likupang sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia yang memiliki banyak lokasi wisata tersebar di Pulau Lihaga, Pulau Gangga, Pulau Bangka, Pulau Talise, Pulau Kinabuhutan serta KEK Pariwisata Likupang. ” terang Qowi, jumat (4/2).
Dikatakannya, tema Women G20 yang akan berlangsung di Likupang adalah “freedom from discrimination” atau kesetaraan gender dan diskriminasi, mengajak dan mengedukasi masyarakat terkait pentingnya peran perempuan yang memiliki derajat sama hal nya dengan kaum lelaki.
Qowi menegaskan, pihaknya dalam hal ini kantor UPP kelas III Likupang siap berpartisipasi dan berperan aktif dalam mensukseskan kegiatan Women G20 tersebut.
“Kami akan terus meningkatkan kegiatan pengawasan keamanan dan pengawasan keselamatan pelayaran pada kapal angkutan laut dan pelayaran rakyat yang ada di Likupang baik di Pelabuhan Laut Likupang Barat sebagai Pelabuhan Pengumpan Regional maupun di Pelabuhan Laut Likupang Timur sebagai Pelabuhan Pengumpan Lokal. ” tutur pria murah senyum ini.
Selain itu upaya peningkatan pengawasan keamanan dan pengawasan keselamatan pelayaran juga dilakukan dengan melakukan pengecekan kondisi kapal, kondisi alat – alat keselamatan kapal, pengawalan kapal, termasuk prosedur kesehatan penumpang dimasa pandemi covid 19 serta pengawasan bongkar muat barang / orang sehingga diharapkan masyarakat maupun para tamu yang akan berkunjung maupun berwisata di DPSP Likupang merasakan pelayaran yang aman, selamat dan nyaman.
” Secara rutin kami juga melakukan Patroli perairan dengan menggunakan Kapal Patroli UPP Likupang sekaligus dalam rangka pengawasan keamanan dan keselamatan pelayaran di kolam bandar maupun alur pelayaran Pelabuhan Likupang.” kunci Qowi.
(BL)










