Petasulut.com – Manado. Sejak menakhodai PSSI Sulawesi Utara, Joune Ganda berhasil membawa perubahan besar dan menghadirkan babak baru dalam perkembangan sepak bola Bumi Nyiur Melambai. Kepemimpinan yang tertib, progresif, dan berorientasi pada hasil membuat Asprov PSSI Sulut mendapat pengakuan penuh dari PSSI pusat.
Di bawah komando Joune Ganda, PSSI Sulut meraih penilaian terbaik dalam aspek administrasi, pelaporan, hingga implementasi program kerja. Capaian ini menjadi landasan kuat bagi PSSI pusat untuk menunjuk Sulawesi Utara sebagai tuan rumah AFC Women’s Football Day 2025, bagian dari agenda resmi AFC Women Festival.
Penunjukan ini bukan keputusan yang diberikan sembarangan. Sulut dinilai memiliki komitmen tinggi dalam pengembangan sepak bola wanita sebuah sektor yang kini mendapat sorotan internasional. Keberanian Asprov Sulut menggarap pembinaan jangka panjang, ditambah dukungan pemerintah daerah, menjadi faktor penentu kepercayaan AFC dan PSSI pusat.
Tak berhenti di situ, Sulawesi Utara kembali dipercaya sebagai lokasi Kursus Instruktur Wasit yang diselenggarakan PSSI pusat. Dari seluruh Indonesia, hanya empat daerah yang diberi mandat tersebut dan Sulut menjadi salah satunya.
“Itu menunjukkan kita sudah diakui pusat,” tegas Joune Ganda, menandaskan bahwa reputasi sepak bola Sulut kini berada di tingkat tertinggi.
Dalam berbagai kesempatan, Joune menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang terus memberikan dukungan penuh terhadap kemajuan sepak bola daerah. Ia berharap sinergi ini semakin kuat agar prestasi Sulut terus meningkat dan mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
Selain menghadirkan event besar, PSSI Sulut juga bergerak cepat mempersiapkan tim menuju Pra Kualifikasi PON. Joune Ganda menargetkan agar tim Sulut bisa kembali lolos PON dan mengharumkan nama daerah. Untuk itu, pemusatan latihan jangka panjang (Training Center/TC) digelar di Tondano dengan memanfaatkan Stadion Maesa dan Stadion PPLP Marawas.
Tim ini dibesut oleh pelatih kepala Rudy Manumpil, didampingi Rudy Onu, DaVinci Sondakh, serta pelatih kiper Fernando Pitoy. Sebanyak 24 pemain terbaik dari berbagai kabupaten/kota telah dipanggil untuk mengikuti TC intensif tersebut.
Melihat rangkaian prestasi, kepercayaan dari pusat, hingga deretan agenda bergengsi yang sukses digelar di Sulut, Joune Ganda menegaskan kesiapan kembali memimpin PSSI Sulut untuk periode kedua.
Ia berkomitmen mempertahankan momentum positif dan terus mengangkat nama Sulawesi Utara melalui prestasi sepak bola yang lebih membanggakan.










