Program Makan Bergizi Gratis Belum Merata, Legislator Louis Schramm Dorong Penambahan Dapur MBG di Kotamobagu

Petasulut.com, SULAWESI UTARA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus didorong pemerintah pusat agar dapat dirasakan oleh seluruh anak sekolah di Indonesia.

Melalui berbagai pemangku kepentingan, khususnya Badan Gizi Nasional, implementasi program MBG dipacu secara bertahap di berbagai daerah. Namun demikian, pemerataan program tersebut dinilai masih menghadapi tantangan, termasuk di Provinsi Sulawesi Utara.

Di Kota Kotamobagu, misalnya, program MBG belum menjangkau seluruh sekolah. Dari hasil peninjauan lapangan Komisi IV DPRD Sulut, saat ini baru terdapat satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang beroperasi di wilayah tersebut.

Hal ini diungkapkan Pimpinan Komisi IV DPRD Sulut, Louis Lucky Schramm, saat ditemui wartawan, Selasa (20/01/2026).

Ia mengatakan, dalam kunjungan kerja ke SMK Negeri 2 Kota Kotamobagu, para siswa belum menerima manfaat program MBG.

“Dari hasil kunjungan kami ke SMK Negeri 2 Kota Kotamobagu, program MBG belum dirasakan siswa. Saat ini baru ada satu dapur MBG yang berada di Kotamobagu Timur, sehingga belum semua sekolah terlayani,” ujar legislator dari Daerah Pemilihan Kota Manado tersebut.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulut ini menegaskan, diperlukan penambahan dapur MBG atau SPPG agar program unggulan pemerintah pusat tersebut dapat segera menjangkau seluruh anak sekolah di Kotamobagu dan wilayah lainnya di Sulawesi Utara.

Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas.

“Ini program yang sangat baik bagi masa depan anak-anak kita. Indonesia menjadi salah satu dari sekitar 70 negara yang menjalankan program makan bergizi gratis bagi pelajar. Kami dari pihak legislatif berharap seluruh pihak terkait dapat berkolaborasi agar program MBG berjalan optimal dan merata,” tegasnya.

(ABL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *