oleh

Reses di Tombariri, BW: Anggota DPRD Adalah Pelayan Masyarakat

Petasulut.com, SULUT – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Braien R.L Waworuntu menggelar kegiatan Reses III masa persidangan I tahun 2022, Minggu (27/11) di Tanawangko, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa.

Antusias warga pun terlihat dengan kehadiran puluhan orang. Utamanya untuk menyampaikan berbagai aspirasi kepada Pimpinan Komisi I DPRD Sulut, Braien Waworuntu.

Pada pertemuan itu, sejumlah warga menyampaikan Saran, masukan bahkan keluhan, diantaranya:

– Fidel lengkong warga sarani matani meminta adanya lahan pekuburan baru dikarenakan lahan kubur yang lama sudah penuh. Serta pembangunan instalasi air bersih untuk warga.

– Sem Pilar Mewakili desa Pinasungkulan meminta bantuan perahu untuk nelayan dan pembuatan dermaga serta adanya pembuatan lampu jalan.

– Rosta bolending meminta pembuatan Drainase, karena ketika hujan sering banjir karena drainase meluap.

– Ferry waworuntu mewakili warga Kecamatan Tombariri desa ranowangko meminta pembangunan fasilitas sekolah seperti pagar di SMA 1 Tombariri.

– Ralfi rumengan mewakili desa ranowangko memberi saran agar semua aspirasi yang disampaikan harus di perjuangkan oleh Aleg Braien Waworuntu. Karena banyak anggota Dewan cuma di masa kampanye turun ke masyarakat tapi untuk realisasinya selalu tak di indahkan.

– Yunita sepang mewakili desa tambala menyarankan agar pemerintah dapat meningkatkan bakat anak muda seperti di bidang kesenian, olahraga dan lainnya dengan dukungab fasilitas. Serta mengeluhkan soal penyaluran bansos di Tombariri yang tidak sesuai.

– Hermina nelwan mewakili desa borgo meminta adanya pengadaan ambulance.

Menanggapi semua aspirasi dari warga kecamatan Tombariri, Politisi Partai NasDem Braien Waworuntu berjanji bahwa aspirasi masyarakat tersebut akan di bawah olehnya kepada pemangku kebijakan dalam hal ini pemerintah provinsi Sulawesi Utara.

“Ini merupakan tugas kami untuk kembali ke dapil dan meresap aspirasi dari masyarakat di dapil kami. Saya pribadi akan membawa aspirasi ini untuk disampaikan ke pemerintah provinsi. Ini tugas saya sebagai pelayan masyarakat,” Ucapnya.

BW juga menambahkan bahwa aspirasi masyarakat tersebut akan di pilah mana yang merupakan kewenangan pemerintah provinsi dan mana yang merupakan kewenangan pemerintah kabupaten kota.

“Yang merupakan kewenangan provinsi itu akan kami usahakan terealisasi. Untuk kewenangan kabupaten/kota, akan kami bawah ke Bupati untuk ditindaklanjuti. Intinya kami akan perjuangkan aspirasi dari warga Kecamatan Tombariri,” Ucapnya.

(ABL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar