Petasulut.com, NASIONAL – Jutaan orang di dunia telah mengalami atau pernah terpapar Covid-19. Dimana, melalui banyak kasus yang terjadi bahwa penyebab tingginya angka Positif karena Virus Corona yang gampang tertular, entah itu saling bersentuhan atau mungkin melalui udara.
Itu sebabnya Pemerintah mengeluarkan Protokol kesehatan yakni Memakai Masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun guna meminimalisir penularan virus Corona.
Namun, ada banyak kasus yang mungkin pernah kita temui. Dimana orang yang serumah dengan yang Positif Covid-19, tidak terjangkit atau tetap Negatif Covid-19.
Ada banyak kemungkinan. Selain karena protokol kesehatan alias prokes yang super ketat, kondisi imunitas juga berpengaruh terhadap kerentanan.

Selama dua tahun pandemi COVID-19, sudah banyak keluarga dan rekan yang tertular dan harus mengisolasi diri. Tapi ada sebagian kecil dari mereka tidak terinfeksi, bahkan jika kontak dekat dengan pasien.
Penelitian oleh Imperial College London menunjukkan bahwa orang dengan tingkat sel T yang lebih tinggi (sejenis sel dalam sistem kekebalan) dari virus corona flu biasa lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi SARS-CoV-2.

Sementara itu Lawrence Young, profesor onkologi molekuler di Universitas Warwick, mengatakan ada hal yang menarik, melihat banyak yang tidak tertular COVID meski serumah terpapar.
Dia mengatakan data awal menunjukkan orang orang ini secara alami memperoleh kekebalan dari infeksi sebelumnya dengan virus corona flu biasa.
Namun, bisa saja hal itu juga dipengaruhi oleh keakuratan tes. Di masa awal pandemi COVID-19, probabilitas hasil tes ‘tidak diketahui’ jauh lebih besar dibandingkan saat ini.
Artikel ini telah tayang di detikHealth, dengan judul “Tetap Negatif Meski Serumah Kena COVID? Mungkin Ini Penyebabnya”
(ABL)










