Petasulut.com, Minahasa Tenggara, 2 September 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Manado (UNIMA) telah melaksanakan sejumlah kegiatan dalam program bertajuk “Desain dan Implementasi Perangkat Pembelajaran Digital Berbasis Kearifan Lokal Terintegrasi Website bagi Guru MGMP Matematika SMP di Minahasa Tenggara.”
Program ini dilaksanakan bersama MGMP Matematika SMP Kabupaten Minahasa Tenggara sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan dan mengelola pembelajaran matematika berbasis teknologi.
Tim pelaksana dipimpin oleh Marvel Grace Maukar, S.Pd., M.Sc., dengan anggota dosen Ester Caroline Wowor dan Wilce Anna Cahya Kuendo, serta melibatkan tiga mahasiswa.
Keterlibatan dosen dan mahasiswa diharapkan dapat memperkuat penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus mendukung peningkatan kualitas pembelajaran matematika di sekolah.
Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pengurus MGMP untuk menyepakati tujuan, ruang lingkup, jadwal, pembagian peran, dan luaran program. Selanjutnya, tim melaksanakan sosialisasi kepada guru-guru matematika mengenai manfaat program dan mekanisme kerja kolaboratif antara tim UNIMA dan mitra.
Pada tahap ini, tim juga melakukan identifikasi kebutuhan melalui diskusi dan angket singkat. Identifikasi tersebut mencakup kebutuhan materi matematika SMP, kesiapan digital guru, serta potensi kearifan lokal Minahasa Tenggara yang dapat digunakan sebagai konteks pembelajaran. Beberapa potensi yang berhasil dipetakan berasal dari aktivitas pertanian, perikanan, pasar tradisional, lingkungan, dan budaya masyarakat setempat.

Hasil pemetaan kebutuhan menjadi dasar dalam perancangan struktur website MGMP Matematika SMP Kabupaten Minahasa Tenggara. Website tersebut dikembangkan sebagai pusat informasi, dokumentasi, penyimpanan, dan distribusi perangkat pembelajaran digital. Struktur website mencakup bagian perangkat pembelajaran, bahan ajar digital, media pembelajaran, bank soal, agenda kegiatan, serta ruang berbagi bagi guru.
Pengembangan website menjadi salah satu capaian penting program karena sebelumnya MGMP belum memiliki platform digital terintegrasi untuk mendokumentasikan dan membagikan perangkat pembelajaran antarsekolah.
Kehadiran website diharapkan dapat mempermudah guru mengakses bahan pembelajaran serta memperkuat kolaborasi profesional dalam lingkungan MGMP.
Selain pengembangan website, tim bersama mitra mulai menyusun modul ajar matematika digital berbasis konteks lokal. Materi matematika dirancang dengan menghubungkan konsep-konsep SMP dengan aktivitas yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Pendekatan tersebut diharapkan membuat pembelajaran matematika lebih relevan, konkret, dan bermakna.
Tim juga mengembangkan contoh media pembelajaran digital sederhana sebagai pendukung penyampaian materi. Media tersebut dirancang agar mudah digunakan oleh guru, dapat diakses melalui perangkat digital, dan dapat dikembangkan kembali sesuai kebutuhan pembelajaran di masing-masing sekolah.
Pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan awal pada dua aspek keberdayaan mitra. Pada aspek sosial kemasyarakatan, guru memperoleh pengetahuan dan contoh praktis mengenai pengembangan perangkat pembelajaran digital berbasis kearifan lokal. Pada aspek manajemen, MGMP mulai memiliki struktur pengelolaan konten dan website sebagai sarana dokumentasi serta distribusi perangkat pembelajaran.
Partisipasi mitra menjadi bagian penting dalam seluruh proses. Guru-guru MGMP terlibat dalam pemetaan kebutuhan, penyediaan informasi mengenai konteks lokal, pemberian masukan terhadap struktur website, serta penelaahan awal perangkat pembelajaran. Keterlibatan tersebut diharapkan membangun rasa memiliki dan mendukung keberlanjutan program setelah kegiatan pengabdian selesai.
Tahapan selanjutnya akan diarahkan pada penyempurnaan website, validasi modul dan media pembelajaran, pengunggahan konten, pendampingan pengelolaan website, serta uji coba terbatas perangkat pembelajaran.
Tim juga akan menyiapkan admin dan editor dari pihak MGMP, menyusun prosedur pengelolaan konten, serta melakukan evaluasi terhadap penggunaan produk yang telah dikembangkan.
Melalui program ini, UNIMA menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi digital pendidikan dan pemberdayaan komunitas guru. Kolaborasi dengan MGMP Matematika SMP Kabupaten Minahasa Tenggara diharapkan menghasilkan ekosistem pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, kolaboratif, dan berkelanjutan.
(ABL)










