Walikota Manado Ikut Rapat Paripurna Dengan Dewan Kota

0
Walikota Manado Saat mengikuti Rapat Paripurna dengan DPRD Kota Manado

Petasulut.com, Manado – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado tentang Ranperda Pengantar Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Manado Tahun Anggaran 2020, digelar di ruang paripurna kantor DPRD Kota Manado, rabu (9/6).

Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh ketua DPRD Kota Manado Ibu Dra. Altje Dondokambey, M.Kes, Apt. di ikuti juga oleh Walikota dan Wakil Walikota Manado Bapak. Andrei Angouw dan Bapak. Richard Sualang. Dan Jajaran Pimpinan dan anggota DPRD Kota Manado, Sekot Manado Micler C.S Lakat, Sekwan Zainal Abidin, beberapa pejabat eselon, serta insan Pers dan tamu undangan lainnya.

Dalam rapat paripurna tersebut Walikota Manado diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan. Di dalam sambutannya Walikota Manado menjelaskan bahwasannya APBD Kota Manado TA. 2020 yang ditetapkan melalui Peraturan daerah Kota Manado nomor 4 tahun 2019 tanggal 27 Desember itu merupakan program kerja Pemerintah Kota Manado untuk tahun anggaran 2020.

“Sehubungan dengan adanya Pandemi Covid-19 pada tahun 2020, maka Pemerintah Kota Manado Melaksanakan kebijakan anggaran pergeseran untuk melaksanakan kegiatan belanja tak terduga dan kegiatan yang berkaitan dengan Pandemi Covid-19. Adapun kebijakan anggaran pergeseran terakhir ditetapkan melalui Peraturan Walikota Manado nomor 34 tahun 2020, bulan Desember 2020.” Jelas Walikota Manado Andrei Angouw.

Dalam sambutan tersebut juga Walikota mengatakan bahwa untuk laporan secara terperinci sudah di serahkan ke Dewan Kota Manado.

“Secara garis besar pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Manado tahun anggaran 2020 dimana rincian dan perhitungannya secara detail dapat dicermati pada dokumen-dokumen laporan keuangan yang telah disampaikan pada Dewan yang terhormat.” Tandasnya.

Rapat Paripurna yang usai mendengar sambutan dari Walikota Manado langsung di skors selama 30 menit untuk diberikan kesempatan kepada fraksi-fraksi mempersiapkan pandangan umum dari setiap fraksi terhadap ranperda.

Waktu skors selesai seluruh fraksi sepakat untuk tidak membacakan pandangan umum fraksi terhadap ranperda tersebut, mengingat protokol kesehatan yang diterapkan sehingga menghemat waktu dalam ruangan paripurna saat itu. Karena salah satu protokol kesehatan mengaturkan bahwa tidak boleh berlama-lama dalam suatu ruangan yang menampung banyak orang.

Diketahui, rapat paripurna tidak hanya secara fisik tapi ada juga yang mengikuti secara virtual melalui Aplikasi Video Conference Zoom Meeting.

Previous articleKosong Unsur Pimpinan DPRD, WINSU: Golkar Sangat Rugi
Next articlePemkot Manado Adakan Program Vaksinasi Gratis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here