Sek Pansus RPJMD, Nick Lomban Dorong Dinas Perpustakaan Kembangkan Ekosistem Digital Tingkatkan Literasi

Petasulut.com, SULAWESI UTARA — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pembahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 mendorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulut untuk mengembangkan ekosistem digital sebagai upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Pansus RPJMD, Nick Lomban, dalam rapat pembahasan lanjutan bersama perangkat daerah, Senin (4/8/2025).

Ia menekankan bahwa IPLM merupakan indikator penting dalam mengukur tingkat literasi masyarakat, dan pengembangan perpustakaan berbasis digital dinilai menjadi salah satu pendekatan strategis.

“Saya ingin mengingatkan pentingnya membangun ekosistem digital, terutama untuk mendukung peningkatan IPLM. Dengan begitu, akses terhadap perpustakaan tidak harus secara fisik, tapi bisa melalui perangkat digital di manapun masyarakat berada,” tegas Lomban.

Ia juga menggarisbawahi bahwa pengembangan literasi digital harus merangkul seluruh elemen masyarakat agar manfaatnya lebih luas dan inklusif.

Menurutnya, strategi transformasi digital tidak sekadar membangun aplikasi, melainkan memastikan masyarakat mampu mengakses, memahami, dan memanfaatkan informasi digital secara aktif.

Lebih lanjut, Nick Lomban mengingatkan agar perencanaan pembangunan fisik perpustakaan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.

“Pembangunan fisik tetap penting, namun harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Yang utama saat ini adalah mendorong transformasi digital sebagai solusi literasi jangka panjang,” ujarnya.

Dorongan DPRD Sulut ini menjadi bagian dari komitmen memperkuat sektor literasi sebagai pondasi pembangunan sumber daya manusia di Sulawesi Utara.

Transformasi layanan perpustakaan menuju era digital diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya di daerah terpencil yang akses terhadap fasilitas fisik masih terbatas.

(ABL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *